Widget HTML #1

Pencak Silat (2019): Warisan Budaya Dunia Tak Benda

Pencak Silat (2019)


Boedaja - Pencak Silat (2019): Warisan Budaya Dunia Tak Benda adalah tema artikel kali ini.

Pada kesempatan kali ini Admin akan membagikan informasi mengenai Pencak Silat (2019): Warisan Budaya Dunia Tak Benda.

Pada sidang Komite Intergovernmental Committee (IGC) ke-14 di Bogota, Kolombia, 9-14 Desember 2019.

Tercatat di Representative List Warisan Budaya Tak Benda ICH UNESCO tahun 2019, tradisi Pencak Silat telah menjadi Cabang Olahraga di Asean Games. 

Namun disayangkan sebagai tradisi belum mendapatkan pembinaan secara penuh oleh Pemerintah Indonesia. 


Pencak Silat (2019)
Gambar 1


Pencak Silat yang diusulkan untuk diinskripsi sebagai ICH UNESCO adalah Pencak Silat Tradisi dimana proses pengajuannya diseleksi dari WBTB Indonesia yang telah ditetapkan sebagai WBTB Nasional oleh Tim Nominasi untuk ICH UNESCO. 

Adapun beberapa pihak yang berjasa adalah: 

  • Eddy Nalapraya, sesepuh Pencak Silat, 
  • Edy Sedyawati (Mantan Dirjen Kebudayaan, 
  • Wiendu Nuryanti (mantan Wakil Menteri Bidang Kebudayaan), 
  • Harry Waluyo sebagai Fasilitator ICH UNESCO wilayah Asia Pasifik beserta tim nominasi di antaranya: 
    • Lien Dwiari, 
    • Maya Hartanti, 
    • Henry Manurung, 
    • Ihya Ulumuddin, 
    • Damarjati, 
    • Dede dan 
    • Herfan.

Pencak Silat Tradisi berhasil memenuhi Kriteria 1-5 ICH sehingga valid untuk dimasukkan ke dalam Representative List ICH UNESCO namun dengan catatan khusus pada kriteria nomor 5 tentang pemutakhiran data inventaris.

Secara penelusuran istilah, kata ‘pencak’ lebih dikenal di Pulau Jawa, sedangkan istilah kata ‘silat’ lebih dikenal khususnya di Provinsi Sumatera Barat, keduanya merepresentasikan kegiatan pencak silat yang memiliki kemiripan. 

Selain istilah lokal, setiap daerah memiliki keunikan gerak, gaya, iringan musik, dan perlengkapan pendukungnya masing-masing, termasuk dalam hal ini kostum, alat musik, dan senjata tradisional yang digunakan. 

Pencak Silat Tradisi tidak hanya bersifat ‘menyerang’ tapi secara simbolis juga menekankan pentingnya menjaga hubungan dengan Sang Pencipta, manusia, dan alam.

 

Pencak Silat (2019)
Gambar 2


Pencak Silat Tradisi, adalah untuk melindungi diri sendiri dan orang lain, dan membela kebenaran dan membangun persahabatan.

Demikianlah informasi singkay di atas tentang Pencak Silat (2019): Warisan Budaya Dunia Tak Benda, semoga dapat bermanfaat.

Terima Kasih.

Post a Comment for "Pencak Silat (2019): Warisan Budaya Dunia Tak Benda"